Showing posts with label Kitab Bulughul Maram'Kitabul Jami'. Show all posts
Showing posts with label Kitab Bulughul Maram'Kitabul Jami'. Show all posts

30 December 2018

Al-Birru Wa Ashshilah (Kebaikan Dan Silaturahim) Hadits 01: Keutamaan Silaturahmi


Pembahasan 21 
Bab 02: Al-Birru Wa Ashshilah (Kebaikan Dan Silaturahim)
Hadits 01: Keutamaan Silaturahmi

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله

Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah Subhanahu wa Ta'ala, kita memasuk pada Bab Al-Al-Birr wa Ash-Shilah yaitu bab tentang berbuat kebaikan dan menyambung silaturahmi, masih pembahasan dari Kitabul Jami' dari Kitab Bulughul Maram.

29 December 2018

Kitab Bulughul Maram ‘'Al-Birru Wa Ashshilah’ (Kebaikan dan Silaturahim) Pembahasan 20 Muqaddimah (Bagian 02)


Dr. Firanda Andirja, M.A.
Kitab Bulughul Maram | Kitabul Jami’ 

Pembahasan 20  
Bab 02 :  Al-Birru Wa Ashshilah’ (Kebaikan dan Silaturahim)
Muqaddimah (Bagian 02)

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله

Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah Subhanahu wa Ta'ala,

Pada pertemuan yang lalu telah kita bahas bahwasanya rahīm (kerabat) yang wajib untuk kita silaturahmi bukan dari keluarga istri atau saudara sepersusuan, akan tetapi dari hubungan nasab (darah).

Apakah seluruh orang-orang yang memiliki hubungan darah dengan kita wajib kita sambung silaturrahmi?

Maka dalam hal ini ada 3 pendapat dikalangan para ulama:

25 December 2018

Kitab Bulughul Maram ‘Al-Birru Wa Ashshilah’ (Kebaikan dan Silaturahim) Muqaddimah (Bagian 01)


‘Kitab Buughul Maram | Kitabul Jami’ 

Pembahasan 19 - Bab 02 
‘Al-Birru Wa Ashshilah’ (Kebaikan dan Silaturahim)
Muqaddimah (Bagian 01)

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله

Ikhwan dan akhwat, kita masuk dalam bab yang baru, setelah bab Adab, yaitu bab "Al-Birr wa Ash-Shilah" (berbuat kebaikan dan menyambung silaturahmi)

10 December 2018

Adab Berpakaian’ (Hukum Isbal)




WAG Dirosah Islamiyah
Dewan Fatwa Perhimpunan Al-Irsyad

Senin, 02 Rabi’uts Tsani 1440 H / 10 Desember 2018 M

Dr. Firanda Andirja, M.A.
Kitab Bulughul Maram | Kitabul Jami’ 
Pembahasan 16 |
Bab 01 | Adab
Hadits 14: ‘Adab Berpakaian’ (Hukum Isbal)

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله

Kita masuk pada halaqah tentang "Hukum isbal"

Dari Ibnu 'Umar radhiyalahu Ta'ala 'anhuma beliau berkata: Rasulullah shalallahu 'alayhi wa sallam bersabda:

َلَا يَنْظُرُ الله إِلَى مَنْ جَرَّ ثَوْبَهُ خُيَلَاءَ (مُتَّفَقٌ عَلَيْه(

"Allah tidak akan memandang orang yang menggeretkan (menjulurkan pakaiannya hingga terseret) pakaiannya karena sombong."
(Muttafaqun 'alaih, HR. Imam Bukhari dan Imam Muslim)

 Lafazh "tsaub" (pakaian) pada مَنْ جَرَّ ثَوْبَهُ (orang yang menggeret/menjulurkan sehingga terseret pakaiannya) bermakna Umum, yaitu kullu ma yulbas (setiap yang dipakai), mencakup sarung, celana, jubah atau pakaian apa saja.

09 December 2018

“Adab-Adab Bersin”


WAG Dirosah Islamiyah
Dewan Fatwa Perhimpunan Al-Irsyad

Selasa, 26 Rabi’ul Awwal 1440 H / 04 Desember 2018 M,

Dr. Firanda Andirja, M.A.
Kitab Bulughul Maram | Kitabul Jami’ 

Pembahasan 12 |
Bab 01 | Adab | Hadits 10: “Adab-Adab Bersin”


الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله

Para ikhwan dan akhwat,
Dari Nabi shallallahu 'alayhi wa sallam bersabda:

إِذَا عَطَسَ أَحَدُكُمْ فَلْيَقُلْ: اَلْحَمْدُ الله, وَلْيَقُلْ لَهُ أَخُوهُ يَرْحَمُكَ الله, فَإِذَا قَالَ لَهُ يَرْحَمُكَ الله, فَلْيَقُلْ يَهْدِيكُمُ الله, وَيُصْلِحُ بَالَكُمْ (أَخْرَجَهُ اَلْبُخَارِيُّ)

"Jika salah seorang dari kalian bersin maka hendaknya dia mengatakan "Alhamdulilah" dan saudaranya yang mendengarnya mengucapkan "Yarhamukallah".
Jika saudaranya mengucapkan "Yarhamukallah" maka yang bersin tadi menjawab lagi dengan mengatakan "Yahdikumullah wa yushlihu ba lakum" (semoga Allah memberi petunjuk kepada kalian dan semoga Allah meluruskan/memperbaiki urusanmu."
(HR Imam Al Bukhari no 5756, versi Fathul Bari no 6224)

08 December 2018

“Adab-Adab Memberi Salam Dalam Rombongan”.


WAG Dirosah Islamiyah
Dewan Fatwa Perhimpunan Al-Irsyad

Jum’at,15 Rabi’ul Awwal 1440 H / 23 November 2018 M

Dr. Firanda Andirja, M.A.
Kitab Bulughul Maram | Kitabul Jami’ 

Pembahasan 10 | Bab 01 | Adab
Hadits 08: “Adab-Adab Memberi Salam Dalam Rombongan”.

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله

Ikhwan dan akhwat,

السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

Kita masuk pada hadits dari 'Ali bin Abi Thalib radhiyallahu Ta'ala 'anhu, beliau berkata, Rasulullah shallallahu 'alayhi wa sallam bersabda:

ٍيُجْزِئُ عَنْ اَلْجَمَاعَةِ إِذَا مَرُّوا أَنْ يُسَلِّمَ أَحَدُهُمْ, وَيُجْزِئُ عَنْ اَلْجَمَاعَةِ أَنْ يَرُدَّ أَحَدُهُمْ
"Cukuplah jika ada sekelompok orang (sebuah jama'ah) jika melewati jama'ah yang lain, (maka cukup salah seorang dari jama'ah yang lewat tersebut) satu orang memberi salam. (Dan sebaliknya) Demikian juga jama'ah yang disalami maka cukup satu orang bagi mereka untuk membalas salam tersebut."
(HR Ahmad dan Al-Baihaqi)

Para ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah Subhanahu wa Ta'ala,

‘Adab-Adab Memberi Salam’.


WAG Dirosah Islamiyah
Dewan Fatwa Perhimpunan Al-Irsyad

‘Kamis,14 Rabi’ul Awwal 1440 H / 22 November 2018 M’

 Dr. Firanda Andirja, M.A.
 Kitab Bhulugul Maram | Kitabul Jami’ 

Pembahasan 09 | Bab 01 | Adab
Hadits 07: ‘Adab-Adab Memberi Salam’.

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Ikhwan dan akhwat  yang dirahmati Alalh Subhanahu wa Ta’ala,

Al-Hafizh Ibnu Hajar membawakan hadits dari Abu Hurairah radhiyallāhu Ta'ala 'anhu dimana Abu Hurairah berkata:

Rasulullah shallallahu 'alayhi wa sallam bersabda:

لِيُسَلِّمِ الصَّغِيرُ عَلَى الْكَبِيرِ, وَالْمَارُّ عَلَى الْقَاعِدِ, وَالْقَلِيلُ عَلَى الْكَثِيرِ

"Hendaknya yang muda memberi salam kepada yang lebih tua, yang berjalan hendaknya memberi salam kepada yang duduk dan yang sedikit memberi salam kepada yang banyak."
(Muttafaqun 'alaih, diriwayatkan oleh Imam Bukhari no 5763, versi Fathul Bari no. 6231. Dan Imam Muslim no 4019, versi Syarah Shahih Muslim no 2160. Lafadz milik Imam Bukhari).

07 December 2018

Adab-Adab Memakai Sandal (Larangan Memakai Satu Sandal)


 

 WAG Dirosah Islamiyah

 Dewan Fatwa Perhimpunan Al-Irsyad
  ▪Jum’at,29 Rabi’ul Awwal 1440 H / 07 Desember 2018 M

 Dr. Firanda Andirja, M.A.
 Kitab Bulughul Maram | Kitabul Jami’ 

Pembahasan 15 |
Bab 01 | Adab
Hadits 13: Adab-Adab Memakai Sandal (Larangan  Memakai Satu Sandal)

بسم اللّه الرحمن الرحيم
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله

Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah Subhanahu wa Ta'ala, kita masih pada halaqah masih berkaitan dengan adab memakai sandal dari Kitabul Jami' Babul Adab.

Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah membawakan hadits dari 'Ali bin Abi Thalib radhiyallahu Ta'ala 'anhu, beliau berkata:

َقَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم : لَا يَمْشِ أَحَدُكُمْ فِي نَعْلٍ وَاحِدَةٍ, وَلْيُنْعِلْهُمَا جَمِيعًا, أَوْ لِيَخْلَعْهُمَا جَمِيعًا (مُتَّفَقٌ عَلَيْهِمَا(

"Rasulullah shallallahu 'alayhi wa sallam bersabda: 'Janganlah salah seorang dari kalian berjalan memakai satu sandal saja, tetapi hendaknya dia memakai sandal kedua-duanya atau dia melepaskannya kedua-duanya'."
(HR Imam Bukhari dan Muslim)

Hadits ini menjelaskan kepada kita larangan memakai satu sandal. Hendaknya kita memakai dua-duanya atau melepas kedua-duanya, sebagaimana disebutkan dalam hadist Rasulullah shallallahu 'alayhi wa sallam terkadang berjalan dengan tanpa memakai alas kaki.

06 December 2018

“Adab-Adab Minum”


WAG Dirosah Islamiyah
Dewan Fatwa Perhimpunan Al-Irsyad

 Rabu,27 Rabi’ul Awwal 1440 H/05 Desember 2018 M

Dr. Firanda Andirja, M.A.
Kitāb Bulūghul Marām - Kitābul Jami’ 

Pembahasan 13  
Bab 01 | Adab
Hadits 11: “Adab-Adab Minum”

بسم اللّه الرحمن الرحيم
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله

Ikhwan dan akhawat sekalian yang dirahmati Allāh Subhānahu wa Ta'āla, kita masuk pada halaqah yang ke-13 dari Bābul Adab dalam Kitābul Jāmi' dari Kitab Bulūghul Marām.

Dan kali ini kita akan bahas tentang adab yang berkaitan dengan adab minum.

Al-Hāfizh Ibnu Hajar rahimahullāhu Ta'āla membawakan sebuah hadits, beliau berkata yaitu:

وَ عَنْهُ رضي اللّه تعالى عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه و سلم: لَا يَشْرَبَنَّ أَحَدٌ مِنْكُمْ قَائِمًا (أخرجه مسلم)
Dari Abū Hurairah radhiyallāhu Ta'āla 'anhu beliau berkata: Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam bersabda: "Janganlah sekali-kali seorang dari kalian minum dalam kondisi berdiri".(HR Imām Muslim)

"Adab-Adab Memakai Sandal" (Mulai Memakai Sandal Dari Sebelah Kanan)


WAG Dirosah Islamiyah
Dewan Fatwa Perhimpunan Al-Irsyad

▪Kamis
 28 Rabi’ul Awwal 1440 H
 06 Desember 2018 M

 Dr. Firanda Andirja, M.A.
 Kitāb Bulūghul Marām | Kitābul Jami’ 

 Pembahasan 14 |
 Bab 01 | Adab
 Hadits 12: Adab-Adab Memakai Sandal (Mulai  Memakai Sandal Dari Sebelah  Kanan)

بسم اللّه الرحمن الرحيم
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله

Ikhwan dan akhawat, masih dalam Bābul Ādāb dari Kitābul Jāmi' dari Bulūghul Marām. Dan kita akan membahas tentang "Adab Memakai Sandal".

Al-Hāfizh Ibnu Hajar rahimahullāh membawakan hadits dari 'Ali radhiyallāhu Ta'ālā 'anhu,

َوَعَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم: إِذَا انْتَعَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَبْدَأْ بِالْيَمِينِ, وَإِذَا نَزَعَ فَلْيَبْدَأْ بِالشِّمَالِ, وَلْتَكُنْ اَلْيُمْنَى أَوَّلَهُمَا تُنْعَلُ, وَآخِرَهُمَا تُنْزَعُ

Beliau berkata: Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam bersabda, "Jika salah seorang dari kalian menggunakan sandal maka mulailah dengan menggunakan sandal bagian kanan. Jika dia melepaskan sandalnya maka hendaknya dia mulai dengan melepaskan sandal yang kiri terlebih dahulu. Maka jadikanlah yang kanan yang pertama kali dipakai dan jadikanlah yang kanan pula yang terakhir dilepas."
(Muttafaqun 'Alaihi)